Jadi jelas sekali Ibnu Taimiyah mengatakan asalnya boleh shalat di atas sajadah bahkan hal itu didukung oleh hadits, juga ijma' (konsensus para ulama). Sehingga cara mengkompromi perkataan beliau adalah seperti yang penulis kemukakan di atas, yaitu yang keliru bila beranggapan bahwa patutnya shalat dengan menggunakan sajadah, tidak afdhol jika tidak menggunakannya.
Sholatdi Atas Sajadah Curian,Bolehkah? Wednesday, 09 Feb 2022 14:20 WIB. IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Bagaimana hukumnya jika melaksanakan sholat di atas sajadah curian?Sementara, sholat merupakan suatu kewajiban yang dihukumi fardhu ain bagi muslim yang telah baligh. Mengapa Dianjurkan Tidur Miring ke Sebelah Kanan, ini Penjelasannya
4Tanda atau Ciri-ciri Batu yang Ada Khodam / Ada Isinya. Illustrasi Gambar Batu yang Mengandung Khodam (bertuah / ada isinya) 1. Batu Berkhodam Biasanya Memiliki Bobot yang Lebih Berat dari Batu Biasa. Ciri pertama yang paling mudah dan gampang untuk mengenali batu yang memiliki khodam (bertuah) atau tidak adalah dengan mengangkatnya.
SyeikhAt Tayyib menjelaskan hadis di atas menerangkan pelarangan secara syara' adalah memakai pakaian yang terbuat dari sutra serta kain tenun dari sutra. Bukan menggunakannya di dalam sajadah untuk salat atau semisalnya." Berdasarkan hal tersebut, maka tidak ada larangan secara syara' memakai sajadah yang terbuat dari sutra untuk sholat."
AliAs bersabda, "Tidur terbagi menjadi empat jenis: Para nabi tidur terlentang, mata-mata mereka tidak tidur dan menantikan wahyu Ilahi dan orang beriman tidur di atas pinggul kanannya sembari menghadap kiblat. Raja-raja dan anak-anak mereka tidur di atas rusuk kirinya (membelakangi kiblat) sehingga apa yang mereka makan dapat terolah dengan baik.
ImamNawawi rahimahullah ketika membawakan hadits di atas dalam kitab Riyadhus Sholihin, beliau menyatakan dalam judul bab bahwa boleh tidur dalam keadaan terlentang. Demikian pula beliau nyatakan bolehnya dalam Al Majmu', 4: 472. Syaikh Muhammad bin Shalih Al 'Utsaimin menerangkan, "Yang lebih afdhol adalah tidur pada sisi kanan.
Padabulan Ramadlan biasanya semangat kaum muslimin untuk membaca Al-Qur'an meningkat. Namun, biasanya -boleh jadi karena kurang mengatahui adab terhadap Al-Qur'an- mereka sembarangan meletakkan mushaf, bahkan terkadang diletakkan di lantai atau di atas sajadah shalat.
Jika ada yang shalat di atas sajadah dengan angapan bahwa patutnya dengan sajadah, maka seperti beramal seperti itu tidaklah diajarkan oleh salaf dari kalangan Muhajirin dan Anshar, juga diajarkan oleh tabi'in setelah mereka. Bahkan para salaf melakukan shalat di atas tanah. Di antara mereka tidak mengkhususkan shalat di atas sajadah." []
psNMEbS. BOLEHKAH MENGGUNAKAN SAJADAH BERGAMBAR KAโBAH Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin rahimahullah Penanya Sebagian manusia mengatakan bahwa tidak boleh duduk di sajadah, karena padanya terdapat gambar Kaโbah. Apakah pernyataan tersebut benar? Asy-Syaikh Hal ini tidak masalah, jadi tidak mengapa bagimu untuk meletakkan sajadah dan duduk di atasnya, walaupun padanya terdapat gambar Kaโbah atau gambar makam Nabi shallallahu alaihi was sallam. Karena orang yang duduk di atasnya tidak bermaksud untuk menghinakan Kaโbah atau makam Nabi shallallahu alaihi was sallam. Dan yang terdapat pada sajadah tersebut hakekatnya bukanlah Kaโbah atau makam Nabi shallallahu alaihi was sallam yang sesungguhnya. Sumber artikel Fataawa Nuurun Alad Darb, 11/105 no. 5662 * Alih bahasa Abu Almass Jumโat, 18 Jumaadats Tsaniyah 1435 H
Di sebagian sajadah yang digunakan untuk shalat, biasanya didapati gambar-gambar terkhusus gambar Ka'bah dan Masjid Nabawi, maka apa hukumnya? Sepantasnya untuk tidak shalat di atas sajadah tersebut karena berdiri di atas Ka'bah dan menginjaknya merupakan salah satu jenis perendahan. Tidak boleh juga menggambar Ka'bah di atas kasur. Dan sudah sepantasnya orang yang melihatnya agar tidak membeli sajadah yang bergambar Ka'bah. Karena bila gambar tersebut ada dihadapannya, maka akan mengganggunya dan bila dibawah kakinya maka termasuk bentuk perendahan. Sehingga yang lebih hati-hati bagi seorang mukmin agar ia tidak menggunakan sajadah-sajadah yang bergambar ini. WhatsApp Salafy Indonesia Channel Telegram Sumber gambar tokopedia FATWA LAJNAH DAIMAH SAUDI Fatwa Nomor3316 Pertanyaan Kami beritahukan bahwa kami mengalami beberapa kesulitan dan sebagiannya telah mampu kami pecahkan. Masalah kami berkaitan dengan nasihat-nasihat yang biasa kami sampaikan kepada para mualaf. Kami memberi kesempatan kepada mereka untuk bertanya. Misalnya, baru-baru ini kami menyampaikan nasihat kepada beberapa mualaf tentang fotografi dan patung serta menjelaskan bagaimana hal itu dilarang di tempat-tempat ibadah, sebagaimana dinyatakan dalam hadits. Ketika penutupan, salah satu dari mereka mengajukan pertanyaan yang tidak bisa kami jawab, tetapi kami berjanji akan menjawab pertanyaannya setelahnya menulis atau mengirimkannya kepada Anda. Pertanyaannya mengenai karpet, tempat kami shalat, berisi gambar-gambar singa, macan, dan lain-lainnya. Sang penanya berkata, "Ada gambar-gambar Ka'bah di masjid-masjid. Apakah ini berarti bahwa orang-orang yang shalat di tempat-tempat seperti ini shalatnya tidak diterima?" Kami kirimkan pertanyaan ini kepada Anda karena ini adalah masalah yang di luar kemampuan kami. Jawaban Memotret atau menggambar sesuatu yang memiliki roh seperti manusia atau hewan adalah haram, bahkan termasuk dosa besar, baik gambar tersebut berbentuk tiga dimensi atau warna-warni pada pakaian, kertas, dan dinding maupun tenunan dengan benang warna-warni atau lainnya. Memperoleh dan memeliharanya adalah haram. Shalat di atasnya adalah makruh, bukan haram, karena benda-benda tersebut diremehkan. Hukum ini berlaku jika pemotretan atau penggambarannya tidak diperlukan. Jika diperlukan, seperti untuk identitas, paspor, dan kartu pribadi, maka hukumnya diberi keringanan atau ditolerir. Sementara itu, menggambar/memotret sesuatu yang tidak bernyawa, seperti gunung, sungai, laut, tanaman, pohon, dan rumah, tanpa menampilkan gambar-gambar yang bernyawa di dalamnya atau sekitarnya, maka hukumnya boleh. Shalat di atas gambar tersebut adalah makruh karena dapat memalingkan pikiran orang shalat dan mengurangi kekhusyukannya, tetapi shalatnya tetap sah. Shalat di masjid-masjid yang berisi gambar Ka'bah adalah sah dan tidak ada masalah karena tidak ada alasan pelarangannya. Namun, tidak memajang gambar Ka'bah di masjid-masjid adalah jauh lebih baik. Wabillahittaufiq, wa Shallallahu `Ala Nabiyyina Muhammad wa Alihi wa Shahbihi wa Sallam. Al-Lajnah ad-Daimah Lilbuhutsil Ilmiyyah wal Ifta' Ketua Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz Wakil Abdurrazzaq 'Afifi Anggota Abdullah bin Ghudayyan Abdullah bin Qu'ud ใฐTEKS ARABใฐ ุญูู
ุงูุตูุงุฉ ูู ุงูุณุฌุงุฌูุฏ ุงูุชู ูููุง ุตูุฑ ุฐูุงุช ุงูุฃุฑูุงุญ ุ ุฃู ุตูุฑุฉ ุงููุนุจุฉ ููุฐุง ุงููุชูู ุฑูู
3316 ุณ ูููุฏูู
ุจุฃููุง ููุงุฌู ุจุนุถ ุงูุตุนูุจุงุช ุงุณุชุทุนูุง ุฃู ูุญู ุจุนุถูุง. ุฅู ุงูู
ุดุงูู ุนูุฏูุง ู
ุฑุชุจุทุฉ ุจุงูู
ูุงุนุธ ุงูุชู ูููููุง ุนุงุฏุฉ ุจุนุฏ ุงููุนุธ ุงูุฐู ููุฏู
ู ุฅูู ุงูู
ุนุชูููู ุงูุฌุฏุฏุ ูุนุทููู
ูุฑุตุฉ ูุทุฑุญ ุงูุฃุณุฆูุฉุ ู
ุซููุง ุญุฏุซ ู
ุคุฎุฑูุง ุฃู ูู
ูุง ุจุฅููุงุก ู
ูุนุธุฉ ุนูู ุจุนุถ ุงูู
ุนุชูููู ุงูุฌุฏุฏ ููุฅุณูุงู
ุนู ุงูุชุตููุฑ ูุงูุชู
ุงุซูู ูููู ุฃููุง ู
ุญุฑู
ุฉ ูู ุฃู
ุงูู ุงูุนุจุงุฏุฉ ูู
ุง ูุฑุฏ ูู ุงูุญุฏูุซุ ููู ุงูุฎุชุงู
ุณุฃู ุฃุญุฏูู
ุณุคุงููุง ูู
ูุณุชุทุน ุงูุฅุฌุงุจุฉ ุนููู ูููููุง ูุนุฏูุงู ุจุงูุฑุฏ ุนูู ุณุคุงูู ุจุนุฏ ุฃู ููุชุจ ููู
. ููุงู ุณุคุงูู ุงูุณุฌุงุฌูุฏ ุงูุชู ูุตูู ุนูููุง ูููุง ุชุตุงููุฑ ููุฃุณูุฏ ูุงููููุฏ ูุบูุฑูุง. ููุงู ุตุงุญุจ ุงูุณุคุงู ุฅู ููุงู ุตูุฑูุง ูููุนุจุฉ ูู ุงูู
ุณุงุฌุฏุ ููู ูุนูู ูุฐุง ุฃู ุงูุฐูู ูุตููู ูู ู
ุซู ูุฐู ุงูุฃู
ุงูู ูู ุชูุจู ุตููุงุชูู
ุ ุฅููุง ูุญูู ุฅูููู
ูุฐุง ุงูุณุคุงู ูุฃูู ููู ุนูู
ูุง. ุฌ ุชุตููุฑ ู
ุง ููู ุฑูุญ ู
ู ุฅูุณุงู ุฃู ุญููุงู ุญุฑุงู
ุจู ู
ู ูุจุงุฆุฑ ุงูุฐููุจ ุณูุงุก ูุงูุช ุงูุตูุฑ ู
ุฌุณู
ุฉ ุฃู
ุฃููุงู ูู ูู
ุงุด ุฃู ูุฑู ุฃู ุนูู ุฌุฏุงุฑ ุฃู
ูุงูุช ูุณูุฌูุง ุจุฎููุท ู
ูููุฉ ุฃู
ุบูุฑ ุฐููุ ูุงูุชูุงุคูุง ูุงูุฅุจูุงุก ุนูููุง ุญุฑุงู
ูุงูุตูุงุฉ ุนูููุง ู
ูุฑููุฉ ูุง ู
ุญุฑู
ุฉุ ูุฃููุง ู
ู
ุชููุฉ ูุฐุง ุฅุฐุง ูุงู ุชุตููุฑูุง ูุบูุฑ ุถุฑูุฑุฉ ุฃู
ุง ุฅุฐุง ูุงู ูุถุฑูุฑุฉ ูุงูุชุตููุฑ ูุชุงุจุนูุฉ ุฃู ุฌูุงุฒ ุณูุฑ ุฃู ุจุทุงูุฉ ุดุฎุตูุฉ ุฃู ูุญู ุฐูู ููุฑุฎุต ูููุ ูุฃู
ุง ุชุตููุฑ ู
ุง ููุณ ููู ุฑูุญ ู
ู ุฌุจุงู ูุฃููุงุฑ ูุจุญุงุฑ ูุฒุฑุน ูุฃุดุฌุงุฑ ูุจููุช ููุญู ุฐูู ุฏูู ุฃู ูุธูุฑ ูููุง ุฃู ุญูููุง ุตูุฑ ุฃุญูุงุก ูุฌุงุฆุฒุ ูุงูุตูุงุฉ ุนูููุง ู
ูุฑููุฉ ูุดุบููุง ุจุงู ุงูู
ุตูู ูุฐูุงุจูุง ุจุดูุก ู
ู ุฎุดูุนู ูู ุตูุงุชูุ ูููููุง ุตุญูุญุฉ. ูุฃู
ุง ุฃุฏุงุก ุงูุตูุงุฉ ูู ุงูู
ุณุงุฌุฏ ุงูุชู ูููุง ุตูุฑุฉ ุงููุนุจุฉ ูุตุญูุญุฉ ููุง ุญุฑุฌ ูููุงุ ูุนุฏู
ูุฌูุฏ ู
ุง ููุชุถู ุงูู
ูุนุ ููู ุชุฑู ูุถุน ุตูุฑ ุงููุนุจุฉ ูู ุงูู
ุณุงุฌุฏ ุฃููู. ูุจุงููู ุงูุชูููู ูุตูู ุงููู ุนูู ูุจููุง ู
ุญู
ุฏ ูุขูู ูุตุญุจู ูุณูู
. ุงููุฌูุฉ ุงูุฏุงุฆู
ุฉ ููุจุญูุซ ุงูุนูู
ูุฉ ูุงูุฅูุชุงุก ุนุถู // ุนุถู // ูุงุฆุจ ุฑุฆูุณ ุงููุฌูุฉ // ุงูุฑุฆูุณ // ุนุจุฏ ุงููู ุจู ูุนูุฏ // ุนุจุฏ ุงููู ุจู ุบุฏูุงู // ุนุจุฏ ุงูุฑุฒุงู ุนูููู // ุนุจุฏ ุงูุนุฒูุฒ ุจู ุนุจุฏ ุงููู ุจู ุจุงุฒ WhatsApp Al-Ukhuwwah Sumber gambar Pixabay HUKUM SHOLAT DIATAS SAJADAH YANG ADA GAMBAR KA'BAH DAN MASJID ุญูู
ุงูุตูุงุฉ ุนูู ุงูุณุฌุงุฏุฉ ุงูุชู ูููุง ุตูุฑุฉ ุงููุนุจุฉ ู ุงูู
ุณุฌุฏ ุงููุจูู ... ููุถููุฉ ุงูุดูุฎ ุงุจู ุจุงุฒ -ุฑุญู
ู ุงููู ูููู โ ููุฌุฏ ุนูู ุจุนุถ ุงูุณุฌุงุฏุงุช ุงูุชู ูุตูู ุนูููุง ุตูุฑ ุฎุงุตุฉุจุงููุนุจุฉ ูุงูู
ุณุฌุฏ ุงููุจูู ุ ูู
ุง ุงูุญูู
ุ ๐ฉ ุงูุฌูุงุจ ููุจุบู ุฃู ูุง ูุตูู ุนูููุง ูุฃู ุงูููู ุนูู ุงููุนุจุฉ ูุงููุทุฆ ุนูููุง ููุน ู
ู ุงูุฅูุงูุฉ ุ ูุง ูุฌูุฒ ุชุตููุฑ ุงููุนุจุฉ ุนูู ุงููุฑุด ุ ูููุจุบู ูู
ู ุฑุขูุง ุฃู ูุง ูุดุชุฑู ุงูุณุฌุงุฏ ุงูุชู ุนูููุง ุตูุฑ ุงููุนุจุฉ ูุฃููุง ุฅู ูุงูุช ุฃู
ุงู
ู ูุง ุชุดูุด ุนููู ูุฅู ูุงูุช ุชุญุช ุฑุฌููู ููู ููุน ู
ู ุงูุฅูุงูุฉ ูุงูุฃุญูุท ููู
ุคู
ู ุฃู ูุง ูุณุชุนู
ู ูุฐู ุงูุณุฌุงุฏุงุช. _________________________ P E R T A N Y A A N Didapati pada sebagian sajadah yang kami buat shalat padanya terdapat gambar ka'bah dan masjid Nabawi, maka bagaimana hukumnya โโ J A W A B A N As-Syaikh Ibnu Baaz rahimahullah ta'ala mengatakan "Seyogyanya tidak shalat di atasnya karena berdiri di atas gambar ka'bah dan menginjak di atasnya merupakan bentuk dari penghinaan Tidak boleh menggambar ka'bah di atas permadani, dan seyogyanya bagi yang melihatnya untuk tidak membeli sajadah yang terdapat gambar ka'bah, dikarenakan bila berada di depannya akan memberi was-was padanya ketika shalat, dan bila di bawah kedua kakinya merupakan bentuk penghinaan. Yang lebih selamat bagi mukmin untuk tidak menggunakan sajadah tersebut." FIK Sumber gambar Pixabay BOLEHKAH MENGGUNAKAN SAJADAH BERGAMBAR KAโBAH Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin rahimahullah Penanya Sebagian manusia mengatakan bahwa tidak boleh duduk di sajadah, karena padanya terdapat gambar Kaโbah. Apakah pernyataan tersebut benar? Jabawan Asy-Syaikh Hal ini tidak masalah, jadi tidak mengapa bagimu untuk meletakkan sajadah dan duduk di atasnya, walaupun padanya terdapat gambar Kaโbah atau gambar makam Nabi shallallahu alaihi was sallam. Karena orang yang duduk di atasnya tidak bermaksud untuk menghinakan Kaโbah atau makam Nabi shallallahu alaihi was sallam. Dan yang terdapat pada sajadah tersebut hakekatnya bukanlah Kaโbah atau makam Nabi shallallahu alaihi was sallam yang sesungguhnya. Sumber artikel Fataawa Nuurun Alad Darb, 11/105 no. 5662 Alih bahasa Abu Almass Jumโat, 18 Jumaadats Tsaniyah 1435 H sumber
Shalat di Atas Sajadah Bidโah? Begini Penjelasan Ahli Hadits Dr Zainuddin MZ Lc MA penulis Shalat di Atas Sajadah Bidโah? Begini Penjelasan Ahli Hadits Dr Zainuddin MZ Lc MA, Direktur Markaz Turats Nabawi Anak kunci Studi Hadits. Pengantar ุงููู ุงููุญูู
ูุฏู ูููู ููุญูู
ูุฏููู ูู ููุณูุชูุนููููููู ูู ููุณูุชูุบูููุฑููู ูู ููุนูููุฐู ุจูุงูููู ู
ููู ุดูุฑูููุฑู ุฃูููููุณูููุง ูู ุณููููุขุชู ุฃูุนูู
ูุงููููุง ู
ููู ููููุฏููู ุงูููู ูููุงู ู
ูุถูููู ูููู ูู ู
ููู ููุถููููู ูููุงู ููุงุฏููู ูููู ูู ููุตููููู ูู ููุณููููู
ู ุนูููู ุฑูุณููููููู ุงููููุฑูููู
ู ูู ุนูููู ุขูููู ูู ุตูุญูุจููู ุฃูุฌูู
ูุนููููู Selesai mengisi pengajian rutin di Masjid Al-Kautsar distrik Tanjung Sadari Selaka, saya didatangi dua anak adam utusan berpunca seorang tokoh salafi nan memberi hadiah sebuah pusat boncel bertajuk Shalat di Atas Sajadah Bidโah. Pada mukadimahnya, penulisnya memaparkan bahwa dewasa ini banyak manusia yang lain mencerna tuntunan kerumahtanggaan membangun sajadah. Ia sekali lagi menyoroti kekeliruan renovasi Masjid an-Nabawi nan berlantaikan pualam dan bertingkat, sehingga jamaah sujud bukan di bumi tetapi di atas keramik justru pada cor-coran lantai. Kemudian dengan bangganya ia membangun masjid seperti yang dicontohkan oleh Rasulullah saw, minus keramik, tanpa sajadah, melainkan anggota sujud bisa nempel sekaligus pada dunia. Desain Zawiat an-Nabawi sreg tadinya pembangunannya dasarnya yaitu tanah biasa yang berpasir sehingga Ali kedelai Abi Thalib yang cangap tidur di masjid tanpa alas membuat jasadnya banyak tertempel pasir, maka ia dijuluki Rasulullah saw dengan Debu Turab bapaknya pasir. Dengan kondisi yang sedemikian rupa, maka hamba allah yang melaksanakan shalat boleh mengenakan rimba tungkai, apakah kasatmata sandal maupun sepatu stewel atau lainnya. Berbeda kalau telah dihampari perca hambal, ataupun musala, apakah mungkin seorang mengamalkan shalat dengan mengenakan alas tungkai? Sosok nan sedang shalat di masjid pula diperbolehkan meludah, bukan ke arah depan dan bukan pula ke jihat kanan, melain-kan ke sisi tungkai kirinya, lamun perilaku seperti mana itu dinilai sebuah kesalahan, namun kafaratnya tetapi menguburkannya ke bumi dengan kakinya, maka bebaslah ia semenjak kesalahan tersebut. Empat puluh kader Rasulullah saw enggak mungkin tidurnya tertampung di Sufah. Memang sebagian kader Utusan tuhan saw. merupakan santri kalong, sehingga momen tidur malam mereka pulang dan istirahat bersama keluarganya. Namun kebanyakannya, di samping dua sahabat Abu Hurairah dan Anas yang ditempatkan di tepas belakang rumah Rasulullah saw., mereka beristirahat di Sufah, dan itupun enggak mencukupi sehingga sebagaian mereka tidurnya di masjid. Pemberitaan dewasa ini, lantaran langgar sudah dihampari hambal atau sajadah atau lainnya, maka tidak mungkin lagi ditempati untuk tidur, bahkan ditemukan adanya pantangan persisten bagi tidur di musala, sebagai halnya ini jelas menyalahi hukum Islam. Sikap Sujud Dalam hadits shahih diterangkan bahwa bakal sujud memang cak semau tujuh anggota jasad yang harus diletakkan puas manjapada dengan mantap. Apalagi muka dan hidung, keduanya harus diletakkan dengan mantap puas bumi. Di antara haditsnya adalah sebagai berikut Hadits Anak lelaki Abbas ra ุนููู ุงุจููู ุนูุจููุงุณู ุฑูุถููู ุงูููู ุนูููููู
ูุง ููุงูู ููุงูู ุฑูุณูููู ุงูููู ุตููููู ุงูููู ุนููููููู ููุณููููู
ู ุฃูู
ูุฑูููุง ุฃููู ููุณูุฌูุฏู ุนูููู ุณูุจูุนูุฉู ุฃูุนูุธูู
ู ุนูููู ุงููุฌูุจูููุฉู ููุฃูุดูุงุฑู ุจูููุฏููู ุนูููู ุฃููููููู ููุงููููุฏููููู, ููุงูุฑููููุจูุชููููู, ููุฃูุทูุฑูุงูู ุงููููุฏูู
ููููู, ููููุง ููููููุชู ุซูููุจูุง ููููุง ุดูุนูุฑูุง Dinarasikan Ibnu Abbas ra., Rasulullah saw. bersabda Kami diperintah sujud pada tujuh anggota badan Yaitu muka โdan kamu mengisyaratkan hidungnya-, kedua punggung tangan, kedua lutut, dan ujung-ujung jejak kaki kaki. Kami dilarang mengunci pakian ataupun rambut. Hr. Bukhari 777, 779; Muslim 490; Tirmidzi 273; Nasai 1093, 1097; Anak laki-laki Majah 884; Ahmad 2658 Hadits Anak laki-laki Abbas ra ููุนููู ุงุจููู ุนูุจููุงุณู ุฑูุถููู ุงูููู ุนูููููู
ูุง ููุงูู ุณูุฃููู ุฑูุฌููู ุงููููุจูููู ุตููููู ุงูููู ุนููููููู ููุณููููู
ู ุนููู ุดูููุกู ู
ููู ุฃูู
ูุฑู ุงูุตููููุงุฉู ููููุงูู ูููู ุฑูุณูููู ุงูููู ุตููููู ุงูููู ุนููููููู ููุณููููู
ู ุฅูุฐูุง ุชูููุถููุฃุชู ููุฎูููููู ุฃูุตูุงุจูุนู ููุฏููููู ููุฑูุฌููููููู ููููู ุฑูููุงููุฉู ุงุฌูุนููู ุงููู
ูุงุกู ุจููููู ุฃูุตูุงุจูุนู ููุฏููููู ููุฑูุฌููููููู ููุฅูุฐูุง ุฑูููุนูุชู ููุถูุนู ููููููููู ุนูููู ุฑูููุจูุชููููู ุญูุชููู ุชูุทูู
ูุฆูููู, ููุฅูุฐูุง ุณูุฌูุฏูุชู ููุฃูู
ููููู ุฌูุจูููุชููู ู
ููู ุงููุฃูุฑูุถู, ุญูุชููู ุชูุฌูุฏู ุญูุฌูู
ู ุงููุฃูุฑูุถู Ibni Abbas ra. berkata Seorang menanya Nabi dalam masalah shalat Lalu Nabi saw. bersabda Jika sira wudhu, selah selahilah antar ganggang tangan dan kakimu. Dalam riwayat enggak Jadikan air pada jemari tangan dan kakimu Jika kamu rukuโ, maka letakkan kedua telapak tanganmu pada lutut sebatas tumakninah, dan jika sira sujud, maka letak-kan dahimu pada bumi dengan mantap, sehingga anda merasakan bilangan bumi. Hr. Hakim 648; Tirmidzi 39; Ibnu Majah 447; Ahmad 2604. Hadits Abbas bin Abdul Muthalib ra ููุนููู ุงููุนูุจููุงุณู ุจููู ุนูุจูุฏู ุงููู
ูุทููููุจู ุฑูุถููู ุงูููู ุนููููู ููุงูู ููุงูู ุฑูุณูููู ุงูููู ุตููููู ุงูููู ุนููููููู ููุณููููู
ู ุฅูุฐูุง ุณูุฌูุฏู ุงููุนูุจูุฏู ุณูุฌูุฏู ู
ูุนููู ุณูุจูุนูุฉู ุฃูุทูุฑูุงูู ููููู ุฑูููุงููุฉู ุณูุจูุนูุฉู ุขุฑูุงุจู ููุฌููููู, ูููููููุงูู, ููุฑูููุจูุชูุงูู, ููููุฏูู
ูุงูู Dinarasikan Abbas bin Abdul Muthalib ra., Rasulullah saw. berujar Takdirnya seorang sujud, maka sujudlah bersamanya tujuh ujung anggota tubuhnya. Yakni muka, kedua telapak tangan, kedua lutut dan kedua telapak kakinya. Hr. Mukmin 491; Duli Dawud 891; Tirmidzi 272; Nasai 1099 dan Ibnu Majah 885. Atsar Ibnu Umar ra ููุนููู ุงุจููู ุนูู
ูุฑู ุฑูุถููู ุงูููู ุนูููููู
ูุง ููุงูู ุฅูููู ุงููููุฏููููู ุชูุณูุฌูุฏูุงูู ููู
ูุง ููุณูุฌูุฏู ุงููููุฌููู, ููุฅูุฐูุง ููุถูุนู ุฃูุญูุฏูููู
ู ููุฌููููู ููููููุถูุนู ููุฏููููู, ููุฅูุฐูุง ุฑูููุนููู ููููููุฑูููุนูููู
ูุง Ibnu Umar ra. berkata Sesungghnya kedua punggung tangan harus sujud sebagai-mana tampang. Maka jika seorang kalian meletakkan wajahnya, hendaklah sira pun letakkan kedua telapak tangannya. Seandainya mengangkatnya, maka angkatlah pula kedua bekas kaki tangannya. Hr. Serbuk Dawud 892; Nasai 1092; Ahmad 4501. Menurut salafi, internal pengejaran hadits tidak pernah ditemukan adanya sempurna berpangkal Rasulullah saw. alias ajaran beliau seseorang sujud di atas sajadah. Padahal hukum asal beribadah ialah haram, kecuali jika ada perintah. Shalat di Atas Hamparan Memang tidak ditemukan redaksi surau ataupun hambal dalam literatur hadits, karena kedua label itu serapan berpunca perkembangan teknologi. Namun ditemukan sejumlah hadits nan menggambarkan sujud plong beberapa hamparan, sebagai halnya tikar, keramik, sajadah kecil, cemping, sorban dan sebaginya. Yang dipersyaratkan adalah sucinya bekas shalat, tambahan pula diperbolehkan shalat di tempat kandang kambing, walaupun tidak diperkenankan mengamalkan shalat di tempat kandang unta. Karena semua mayapada Tuhan cukup dijadikan ajang shalat dan dijadikan alat kesucian, kecuali kancah-ajang nan telah dikhususkan oleh Rasulullah saw. Berikut ini hadits haditsnya Hadits Anas ra ููุนููู ุฃูููุณู ุจููู ู
ูุงูููู ุฑูุถููู ุงูููู ุนููููู ููุงูู ุฏูุนูุชู ุฌูุฏููุชูู ู
ูููููููุฉู ุฑูุณูููู ุงูููู ุตููููู ุงูููู ุนููููููู ููุณููููู
ู ููุทูุนูุงู
ู ุตูููุนูุชููู ููููุ ููุฃููููู ู
ููููู ุซูู
ูู ููุงูู ูููู
ููุง ูููุฃูุตูููู ุจูููู
ู ููุงูู ุฃูููุณู ููููู
ูุชู ุฅูููู ุญูุตููุฑู ููููุง ููุฏู ุงุณูููุฏูู ู
ููู ุทูููู ู
ูุง ููุจูุซู ููููุถูุญูุชููู ุจูู
ูุงุกู ููููุงู
ู ุนููููููู ุฑูุณูููู ุงูููู ุตููููู ุงูููู ุนููููููู ููุณููููู
ู, ููุตูููููุชู ุฃูููุง ููุงููููุชููู
ู ููุฑูุงุกูููุ ููุงููุนูุฌููุฒู ู
ููู ููุฑูุงุฆูููุงุ ููุตููููู ููููุง ุฑูุณูููู ุงูููู ุตููููู ุงูููู ุนููููููู ููุณููููู
ู ุฑูููุนูุชููููู ุซูู
ูู ุงููุตูุฑููู Anas bin Malik ra. berkata Nenekku Mulaikah mengundang Nabi saw dalam suatu jamuan makan cak bagi ia. Lewat Utusan tuhan saw. datang menikmatinya tinggal mengomong Berdirilah aku akan shalat bersama kalian Anas mengomong Akupun shalat di atas kasah kami nan sudah berkerumun karena usangnya lalu aku menyiramnya Lalu Rasulullah saw. berdiri mengimami kami sementara itu kami bersama anak yatim di belakangnya, sementara nenekku kreatif di shaf pantat kami. Lalu Rasul saw. shalat dua rakaat dulu menyingkir. HR Bukhari 373, 822; Mukminat 658; Duli Dawud 612; Tirmidzi 234; Nasai 801; Ahmad 12362. ููุนููู ุฃูููุณู ุจููู ู
ูุงูููู ุฑูุถููู ุงูููู ุนููููู ููุงูู ุตูููุนู ุจูุนูุถู ุนูู
ููู
ูุชูู ููููููุจูููู ุตููููู ุงูููู ุนููููููู ููุณููููู
ู ุทูุนูุงู
ูุงุ ููููุงูู ููููููุจูููู ุตููููู ุงูููู ุนููููููู ููุณููููู
ู ุฅููููู ุฃูุญูุจูู ุฃููู ุชูุฃูููู ููู ุจูููุชูู ููุชูุตูููููู ูููููุ ููุงูู ููุฃูุชูุงูู ุฑูุณูููู ุงูููู ุตููููู ุงูููู ุนููููููู ููุณููููู
ู ููููู ุงููุจูููุชู ููุญููู ู
ููู ููุฐููู ุงููููุญูููู ููุฃูู
ูุฑู ุจูููุงุญูููุฉู ู
ููููู ููููููุณู ููุฑูุดููุ ููุตููููู ููุตููููููููุง ู
ูุนููู Hadits Anas ra Anas kedelai Malik ra. bersabda Sebagian nenekku membuatkan hidangan makan lakukan Rasulullah saw Lalu kamu berkAta kepada Nabi Sememangnya aku doyan takdirnya empunya bersantap di rumahku dan shalat padanya. Sangat Utusan tuhan saw mendatanginya di rumah yang bertikar gumal. Adv amat Nabi saw. menyuruh agar salah satu sudut tikarnya itu dibersihkan, silam anda dan kami shalat berombongan di kancah itu. HR Ibnu Hibban 5295; Ibnu Majah 756; Ahmad 12325; Ibnu Abi Syaibah 4025. Hadits Anas ra ุฃูููุณู ุจููู ู
ูุงูููู ุฑูุถููู ุงูููู ุนููููู ููุงูู ููุงูู ุฑูุณูููู ุงูููู ุตููููู ุงูููู ุนููููููู ููุณููููู
ู ููุฒููุฑู ุฃูู
ูู ุณูููููู
ูุ ููุชูุฏูุฑููููู ุงูุตููููุงุฉู ุฃูุญูููุงููุงุ ููููุตููููู ุนูููู ุจูุณูุงุทู ููููุงุ ูููููู ุญูุตููุฑู ููููุถูุญููู ุจูุงููู
ูุงุกู Anas bin Malik ra berujar Rasulullah saw memfokus flat Umu Sulaim, yang kadang bersamaan periode shalat. Lalu beliau shalat sreg keramik, konkret lampit yang telah kami sucikan. Hr. Abu Dawud 658. Hadits Anas ra ููุนููู ุฃูููุณู ุจููู ู
ูุงูููู ุฑูุถููู ุงูููู ุนููููู ููุงูู ูููููุง ููุตููููู ู
ูุนู ุงููููุจูููู ุตููููู ุงูููู ุนููููููู ููุณููููู
ู ููู ุดูุฏููุฉู ุงููุญูุฑููุ ููุฅูุฐูุง ููู
ู ููุณูุชูุทูุนู ุฃูุญูุฏูููุง ุฃููู ููู
ูููููู ููุฌููููู ู
ููู ุงููุฃูุฑูุถูุ ุจูุณูุทู ุซูููุจููู ููุณูุฌูุฏู ุนููููููู Anas polong Malikr ra. bersuara Kami shalat berjamaah bersama Rasulullah saw. pada saat seronok nan sangat runyam. Seandainya sendiri di antara kami tidak berlimpah meletakkan wajahnya ke marcapada โlantaran seronok-, maka ia membeberkan kain pakaiannya lalu sujud padanya. HR Bukhari 1150; Muslim 620; Abu Dawud 660; Ibni Majah 1033. Hadits Anas ra ุนููู ุฃูููุณู ุจููู ู
ูุงููููุ ููุงูู ููุงูู ุฑูุณูููู ุงูููู ุตููููู ุงูููู ุนููููููู ููุณููููู
ู ุฃูุญูุณููู ุงููููุงุณู ุฎูููููุงุ ููุฑูุจููู
ูุง ุชูุญูุถูุฑู ุงูุตููููุงุฉู ูููููู ููู ุจูููุชูููุงุ ููููุฃูู
ูุฑู ุจูุงููุจูุณูุงุทู ุงูููุฐูู ุชูุญูุชููู ููููููููุณูุ ุซูู
ูู ููููุถูุญูุ ุซูู
ูู ููุคูู
ูู ุฑูุณูููู ุงูููู ุตููููู ุงูููู ุนููููููู ููุณููููู
ูุ ูููููููู
ู ุฎููููููู ููููุตููููู ุจูููุงุ ููููุงูู ุจูุณูุงุทูููู
ู ู
ููู ุฌูุฑููุฏู ุงููููุฎููู Anas kacang Malik ra. berkata Rasulullah saw. ialah suri teladan yang baik dalam budi pekerti-nya. Kadang masuk waktu shalat di rumah kami, beliau memerintah membeberkan hamparan lalu dibersihkan dan diperciki, dan beliau mengimami kami. Hamparan itu terbuat dari tulang daun patera kurma. HR Mukminat 659. Hadits Maimunah ra ุนููู ู
ูููู
ููููุฉู ุฑูุถููู ุงูููู ุนูููููุง ุฒูููุฌู ุงููููุจูููู ุตููููู ุงูููู ุนููููููู ููุณููููู
ู ููุงููุชู ููุงูู ุฑูุณูููู ุงูููู ุตููููู ุงูููู ุนููููููู ููุณููููู
ู ููุตููููู ุนูููู ุงููุฎูู
ูุฑูุฉู Maimunah โistri Nabi berkata Rasulullah saw. shalat pada sajadah kecil. HR Bukhari 374; Mukminat 513; Tirmidzi 331; Nasai 738. Hadits Abu Saโid al-Khudri ra ููุนููู ุฃูุจูู ุณูุนููุฏู ุงููุฎูุฏูุฑูููู ุฑูุถููู ุงูููู ุนููููู ููุงูู ุฏูุฎูููุชู ุนูููู ุงููููุจูููู ุตููููู ุงูููู ุนููููููู ููุณููููู
ู, ููุฑูุฃูููุชููู ููุตููููู ุนูููู ุญูุตููุฑู ููุณูุฌูุฏู ุนููููููู Abu Saโid al-Khudri ra. bertutur Aku men-jumpai Rasulullah saw. dan aku menyaksikan kamu shalat di atas tikar dan sujud padanya. HR Mukmin 519; Tirmidzi 332; Ibnu Majah 1029; Ahmad 11507. Hadits Jabir kedelai Abdullah ra ููุนููู ุฌูุงุจูุฑู ุจููู ุนูุจูุฏู ุงูููู ุฑูุถููู ุงูููู ุนูููููู
ูุง ููุงูู ูููููุง ููุตููููู ู
ูุนู ุฑูุณูููู ุงูููู ุตููููู ุงูููู ุนููููููู ููุณููููู
ู ุงูุธููููุฑู, ููุขุฎูุฐู ููุจูุถูุฉู ู
ููู ุญูุตูู ููู ูููููู ุฃูุจูุฑููุฏููู, ุซูู
ูู ุฃูุญููููููููุง ููู ูููููู ุงููุขุฎูุฑู, ููุฅูุฐูุง ุณูุฌูุฏูุชู ููุถูุนูุชููู ููุฌูุจูููุชูู ู
ููู ุดูุฏููุฉู ุงููุญูุฑูู Jabir bin Abdullah ra. berkata Kami shalat Dzuhur berombongan bersama Rasulullah saw. Lalu aku menjeput segenggam kerikil pada jejak kaki tanganku lakukan menyurutkan, lewat aku pindahkan ke telapak tangan lainnya. Jika sujud aku meletakkannya pada dahiku lantaran teriknya panas. HR Abu Dawud 399; Nasai 1081; Ahmad 14546. Arnauth memonten sanadnya hasan. Atsar Hasan Basri ูุนููู ุงููุญูุณููู ุงูุจูุตูุฑูู ููุงูู ุฅูููู ุฃูุตูุญูุงุจู ุงููููุจูููู ุตููููู ุงูููู ุนููููููู ููุณููููู
ู ููุณูุฌูุฏูููู ููุฃูููุฏููููู
ู ููู ุซูููุงุจูููู
ูุ ููููุณูุฌูุฏู ุงูุฑููุฌููู ู
ูููููู
ู ุนูููู ุนูู
ูุงู
ูุชููู Hasan Basri berkata Para sahabat Rasulullah saw. sujud dan tangan mereka plong kainnya, dan ada hamba allah yang sujud pada sorbannya. HR Bukhari secara mualaq pada hadits 4813; Baihaqi 2498; Anak lelaki Abi Syaibah 2754. Abdurrazaq 1566. Analisis Dari gambaran hadits-hadits di atas ditemu-kan ternyata Rasulullah saw. dan salafu saleh shalat memperalat bermacam-macam hamparan. Seperti tikar, ketika tampak kumuh maka disapu dan diperciki air tambahan pula dahulu. Ada kalanya mereka sujud sreg sorban maupun kain yang dimungkinkan karena sinar terlalu seksi sehingga para sahabat tidak dapat menahan panasnya. Bahkan Rasulullah SAW seorang lagi memberi acuan bolehnya shalat di atas hamparan. Dalam riwayat Maimunah istri Nabi SAW bahwa Rasulullah SAW shalat pada humrah, yang biasanya diterjemahkan sajadah kecil. Demikian pula pada riwayat Aisyah yang diperintah Nabi saw. buat mempersiapkannya bak tempat shalat. Akan halnya munculnya pemali tidur di musala, atau shalat memperalat rimba kaki maupun meludah dan sebagainya, hal ini dikarenakan kondisi masjid tidak lagi seperti tempo habis, maka sebuah hukum bisa berubah saat adanya pertukaran kondisi. Dan biarpun masjid telah dihampari sajadah ataupun karpet atau hambal, maka sesungguh-nya sendiri yang sedang shalat masih bisa meludah sedarun shalat dengan cara yang sedemikian rupa, misalnya meludah pada tisu atau cemping lalu menyimpannya dan membuangnya setalah shalat. Gubahan Akhir Sekiranya yang dimaksud anggota sujud harus menempel puas bumi bukan boleh terserah sajadah yang menghalanginya, tentunya kedua lutut pula tidak boleh ada yang menghalanginya dengan reja sarung atau celana maupun lainnya. Semestinya sreg kedua lutut itu diberi lobang sedemikian rupa sehingga dapat menempel kontan puas manjapada. Mungkinkah kejadian seperti ini dilakukan? Sebab mandu sama dengan itu harus dilaksanakan baik makanya pria maupun perempuan? Bahkan seorang boleh shalat dengan menggunakan kaos kaki alias sepatu stewel. Apakah mereka harus melepasnya ketika sungkem seharusnya kedua jejak kaki kakinya dapat berapatan langsung puas bumi? * Penyunting Mohammad Nurfatoni Kata sandang ini mungkin pertama dimuat makanya majalah Matan, dengan tajuk steril Shalat Bersajadah, Bidโahkah?